Fakta Unik: Hampir 1 dari 5 Gol Premier League Kini Lahir dari Tendangan Sudut
Fakta unik: hampir 1 dari 5 gol Premier League lahir dari tendangan sudut. Data Opta mengungkap era set piece — dari rekor Arsenal hingga lemparan jauh.
Tendangan sudut sedang menjalani masa keemasannya di sepak bola modern. Data Opta untuk Premier League musim 2025/2026 menunjukkan hampir 1 dari 5 gol lahir dari situasi corner — dan tren ini bukan kebetulan, melainkan hasil revolusi taktik yang diam-diam mengubah wajah liga paling populer di dunia.
Angkanya Bikin Melongo
Bayangkan menonton sepuluh pertandingan Premier League. Rata-rata, lima di antaranya akan punya gol yang berawal dari tendangan sudut. Itu bukan perasaan — itu data.
| Indikator | 2024/2025 | 2025/2026 |
|---|---|---|
| Gol dari set piece (non-penalti) | ±20–22% dari seluruh gol | ±28–30% — tertinggi kedua sepanjang sejarah PL |
| Gol dari tendangan sudut | 0,35 per laga | 0,5 per laga — 188 gol, rekor semusim |
| Corner yang diambil pendek | 18% | 11,3% — mayoritas langsung dikirim ke kotak |
| Lemparan jauh (20m+) ke kotak penalti | 1,52 per laga | 3,97 per laga — rekor, naik 2x lipat |
| Gol dari lemparan jauh | 1 tiap 27 laga | 1 tiap 11,7 laga |
Sumber: data Opta via Opta Analyst.
Dulu tendangan sudut dianggap "bonus" kalau berbuah gol. Sekarang situasinya terbalik: tim-tim Premier League melatih corner seperti melatih penalti — dengan rutinitas yang dihafal, blok yang terkoordinasi, dan pengiriman bola yang dihitung sampai ke detail terkecil.
Arsenal, Sang "Set Piece FC"
Tidak bisa bicara era set piece tanpa bicara Arsenal. Julukan "Set Piece FC" yang awalnya bernada ejekan dari media sosial kini justru terdengar seperti pengakuan: tidak ada tim yang mengubah bola mati menjadi senjata sedahsyat mereka.
| Musim | Gol dari corner (Arsenal) | Catatan |
|---|---|---|
| 2023/2024 | 16 | Menyamai rekor PL (Oldham 1992/93, West Brom 2016/17) |
| 2024/2025 | 14 | Tetap di papan atas |
| 2025/2026 | 17 | Rekor baru Premier League |
Rekor 32 tahun yang bertahan sejak musim perdana Premier League itu pecah lewat gol Eberechi Eze dari situasi corner pendek melawan Newcastle — gol corner ke-17 Arsenal musim itu. Gol-gol tersebut tersebar ke seluruh skuad: Jurrien Timber memimpin dengan tiga gol langsung dari corner, sementara Gabriel Magalhães, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi masing-masing mencetak dua.
Di baliknya ada satu nama: Nicolas Jover. Pelatih spesialis set piece yang direkrut Mikel Arteta dari Manchester City pada 2021 itu mengubah corner Arsenal menjadi mesin — umpan inswinger Declan Rice dan Bukayo Saka (masing-masing 7 assist dari situasi bola mati, terbanyak di liga menurut Opta), kerumunan pemain di kotak enam yard, dan blok yang terkoordinasi.
Skala dominasinya makin gila kalau dilihat per tahun kalender: 21 gol set piece pada 2024 dan 20 gol pada 2025. Arsenal menjadi tim kedua dalam sejarah Premier League yang mencetak 20+ gol set piece dalam dua tahun kalender beruntun — setelah Wimbledon era 1993–1996.
Rory Delap Hidup Lagi — Lewat Lemparan Jauh
Kalau kamu cukup tua untuk ingat Rory Delap melempar bola seperti menembak ketapel untuk Stoke City, bersiaplah bernostalgia. Lemparan jauh ke kotak penalti — taktik yang nyaris punah sejak 1990-an — kembali dengan dahsyat.
Brentford memimpin tren ini dengan 100 lemparan jauh ke kotak penalti dalam semusim, dan Michael Kayode sendirian mengambil 94 di antaranya — setidaknya 17 lebih banyak dari pemain mana pun. Hasilnya nyata: satu gol dari lemparan jauh kini lahir tiap 11,7 laga, naik tajam dari satu tiap 27 laga musim sebelumnya. Bahkan Arsenal dikabarkan merekrut mantan pelatih lemparan jauh Liverpool, Thomas Grønnemark, untuk ikut mengasah senjata ini.
Kenapa Ini Bisa Terjadi?
Ada tiga pendorong besar. Pertama, era optimasi. Klub-klub menganalisis setiap fase permainan sampai ke detail mikroskopis, dan set piece adalah fase paling "terkontrol" — situasinya bisa diulang, dilatih, dan dihafal. Pelatih set piece bukan lagi kemewahan, melainkan staf wajib tim elite.
Kedua, open play makin sulit ditembus. Pressing yang makin intens dan blok pertahanan yang makin rapi membuat gol dari permainan terbuka makin mahal. Bola mati menjadi jalan pintas yang sah dan efisien.
Ketiga, kesuksesan itu menular. Begitu Arsenal membuktikan corner bisa memenangkan gelar, semua orang ikut-ikutan. Seperti kata Opta Analyst: tren ini kemungkinan tidak akan mengecil dalam waktu dekat — margin kemenangan yang tipis membuat "kemenangan mudah" dari bola mati makin menarik bagi setiap tim.
Kesimpulan
Sepak bola modern tidak sedang dirusak oleh set piece — ia sedang dioptimalkan olehnya. Tendangan sudut yang dulu cuma selingan kini dilatih seperti tendangan penalti, dan tim yang paling serius menggarapnya sedang memanen hasilnya. Jadi lain kali ada yang mengejek tim favoritmu cuma bisa cetak gol dari corner, ingat: di era data ini, corner adalah strategi.
Disclaimer: Prediksi ini adalah analisis berbasis data, bukan jaminan hasil. Sepak bola selalu punya faktor kejutan.
Sumber data
- Opta Analyst — 166 dari 587 gol PL 2025/26 dari set piece non-penalti (28,3%), 0,5 gol corner per laga, 11,3% corner pendek, 3,97 lemparan jauh per laga
- Opta Analyst — rekor 17 gol corner Arsenal 2025/26 dan daftar rekor gol corner per musim Premier League
- Opta Analyst — 188 gol corner sepanjang 2025/26 (rekor, 18% dari seluruh gol); open play turun ke 65,3%
- OptaJoe via Sports.co.it — Declan Rice & Bukayo Saka masing-masing 7 assist dari set piece
- Squawka via Apex Football — Arsenal 21 gol set piece (2024) & 20 gol (2025), tim kedua setelah Wimbledon 1993–96
- The Hard Tackle — 20 gol set piece non-penalti Arsenal 2023/24 (terbanyak di liga); Nicolas Jover direkrut dari Man City 2021
Pertanyaan umum
q
a
q
a
q
a
q
a
Dapatkan prediksi berbasis data untuk setiap laga.
Scorelabs Engine mengubah data pertandingan — performa, head-to-head, kualitas peluang — menjadi prediksi skor yang jelas dengan rekam jejak transparan. Dibuat untuk fans yang membaca laga lewat angka, bukan firasat.
Lihat Jadwal & SkorPrediksi lainnya
Prediksi Persib vs Cong Viettel 14 Okt 2026
Prediksi Persib vs The Cong-Viettel, ACL Two 14 Okt 2026 19.15 WIB: analisis H2H, tren performa, line-up & prediksi skor Scorelabs Engine.
Prediksi Skor Malam Ini 14 Oktober 2026: Man City vs PSG, Roma vs Real Madrid
Prediksi skor malam ini 14 Okt 2026: Man City vs PSG, Roma vs Madrid, LASK vs Liverpool, Feyenoord vs Como. H2H & prediksi Scorelabs Engine.